Tata Kelola Wisata Hutan Mangrove Di Desa Ogomolos Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong

Penulis

  • anggi apriliani mahasiswa
  • Muh Nawawi
  • Irwansyah Kamindang

Kata Kunci:

Tata kelola wisata, Hutan mangrove, Koordinasi antar pemangku kepentingan, Manajemen krisis destinasi, Pemasaran Destinasi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola wisata hutan mangrove di Desa Ogomolos. Penelitian menggunakan teori Destination Management Organization (DMO) oleh Angelo Presenza (2005), yang mencakup Coordination Tourism Stakeholder (Koordinasi antar pemangku kepentingan), Destination Crisis Management (Manajemen krisis destinasi), dan Destination Marketing (Pemasarasn destinasi). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola wisata hutan mangrove di Desa Ogomolos belum optimal. Hal ini ditandai oleh koordinasi pemangku kepentingan yang belum berkelanjutan, belum adanya perencanaan mitigasi risiko yang memadai, keterbatasan sarana prasarana dan kapasitas SDM, serta pemasaran yang masih konvensional sehingga destinasi wisata belum dikenal secara luas. Kesimpulannya, tata kelola wisata hutan mangrove di Desa Ogomolos belum optimal akibat lemahnya manajemen krisis, pemasaran destinasi yang kurang efektif, dan koordinasi antar pemangku kepentingan yang belum terintegrasi sepenuhnya.

 

Referensi

Alamsyah, F., Studi, P., Pemerintahan, I., Ilmu, F., Dan, S., Politik, I., & Makassar, U. M. (2024). Tata Kelola Mangrove Berkelanjutan Dalan Menghadapi Krisis Perubahan Iklim Di Kota Makassar.

Darwis, H., Muda, K. T., Hayati, R., & Mappasomba, Z. (2025). Studi Kasus Eksploratif Tentang Tata Kelola Kolaboratif Berbasis Komunitas Di Destinasi Ekowisata Mangrove Banua Pangka , Luwu Timur. 13(2).

Efendi, M., & Astuti, S. J. W. (2021). TATA KELOLA KOLABORATIF PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI INDONESIA Muhamad Efendi , Sri Juni Woro Astuti Abstrak. 1, 105–135.

Haris, D. La, Syaukat, Y., Baga, L. M., & Barat, J. (2023). Strategi Pengembangan Tata Kelola DMO Terintegrasi dan Berkelanjutan : Pendekatan Corporate Governance di Pulau Wangi- Wangi. 11(1), 62–71.

Indonesia. (2009). undang-undang-nomor-10-tahun-2009-tentang-kepariwisataan.pdf.

Indonesia, R. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. 1.

Indonesia, R. (2025). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 Tentang Perubahan Ketiga Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Kamindang, I., Masu, K. H., Asrifai, & Ahsan, S. C. (2025). Good Governance Sebagai Meta Governance. 2(12), 2197–2207.

Maldini, M. R., Rahtomo, R. W., & Noerjamal, D. (2023). TOURISM DESTINATION GOVERNANCE PLAN IN THE REGION CIWIDEY , BANDUNG DISTRICT , INDONESIA. 2(2), 110–121. https://doi.org/10.34013/ijscot.v1i02.1368

Mashita, P., Mahfuzat, & Abdi, fahmi S. (2025). JSIP : Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA PARALAYANG WAYU DI KECAMATAN. 1(2), 31–40.

Pratiwi, Y., & Hulu, M. (2025). Keterlibatan Pemangku Kepentingan dalam Tata Kelola Ekowisata Berkelanjutan : Studi Kasus TN Tanjung Puting , Kalimantan Tengah. 8(2), 2–6.

Prihadi, J., Mahmudin, T., Raharja, A. M., Bantulu, L., & Dinan, R. (2025). KAWASAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE. 14(September), 4301–4311. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i3.1843

Purboyo, H., Putro, H., & Briliyanti, A. (2019). THE EFFECTIVITY OF STAKEHOLDERS ’ COLLABORATION ON TOURISM DESTINATION GOVERNANCE. 17, 25–37.

Ragentu, A., & Pradana, A. (2025). Pengelolaan Objek Wisata Alam Air Terjun Saluopa Di Kabupaten Poso. 01(05), 321–334.

Sulistyawati, W. (2018). Tata kelola hutan mangrove di Kapubaten Nunukan.

Urban, W., & Sari, D. P. (2022). MODEL PEMASARAN PADA DESTINASI WISATA RURAL DAN MARKETING MODELS IN RURAL TOURISM DESTINATIONS AND URBAN TOURISM. 8(2), 134–137.

Wahyundi, R. A., Widana, I. B. G. A., & Suasapha, A. H. (2023). Strategi Tata Kelola Kawasan Daya Tarik Wisata Khusus (KDTWK) Gilimanuk Menuju Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Journal of Applied Sciences in Tourism Destination, 1(1), 23–32. https://doi.org/10.52352/jastd.v1i1.1067

Wijaya, A., Fasa, H., Berliandaldo, M., Andriani, D., Strategis, K., Bidang, D., Strategis, K., Strategis, M., Bidang, D., & Strategis, K. (2022). IMPLIKASI PERAN DESTINATION MANAGEMENT ORGANIZATION ( DMO ) – DESTINATION GOVERNANCE ( DG ) DALAM. 21(2), 111–127. https://doi.org/10.52352/jpar.v21i2.845

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Tata Kelola Wisata Hutan Mangrove Di Desa Ogomolos Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. (2026). Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 2(02), 246-260. https://jurnal.fisip.untad.ac.id/index.php/jsip/article/view/2784

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama