KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA LALOMBI KECAMATAN BANAWA SELATAN KAB DONGGALA
DOI:
https://doi.org/10.22487/rjd5h603Kata Kunci:
Kepemimpinan Transformasional, Pengaruh Ideal, Motivasi InspirasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan transformasional kepala desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Kepemimpinan transformasional merupakan gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi, memotivasi, serta mendorong perubahan positif dalam organisasi. Dalam konteks pemerintahan desa, peran kepala desa sangat strategis dalam menggerakkan aparatur desa dan masyarakat guna mencapai tujuan pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga desa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional oleh Bass & Avolio, (1994) kepala desa tercermin dalam empat dimensi utama, yaitu idealized influence (pengaruh ideal), inspirational motivation (motivasi inspiratif), intellectual stimulation (stimulasi intelektual), dan individualized consideration (perhatian individual). Kepala desa mampu menjadi teladan, memberikan motivasi kepada perangkat desa, mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta memperhatikan kebutuhan individu aparatur dan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, partisipasi masyarakat yang belum optimal, serta kurangnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa.
Referensi
Ayuningtyas, S., Waris, I., & Arief, M. (2025). Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Pada Industri Jasa Di Kota Palu ( Studi Kasus Hotel The Sya ). 1(04), 231–244.
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving Organizational Effectiveness Through Transformational Leadership. Sage.
Daft, R. L., & Lane, P. G. (2008). The Leadership Experience.
Denhardt, J. V, & Denhardt, R. B. (2015). The New Public Service: Serving, Not Steering. Routledge.
Firdaus, A., Waris, I., & Natsir, N. (2024). Implementasi Kebijakan Retribusi Parkir Di Kecamatan Palu Selatan Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. 1(4), 24–35. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.61722/Jirs.V1i3.861
Indonesia, P. R. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Indonesia, P. R. (2024). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Junaedi, Sasterio, & Rusdin, R. B. (2025). Strategi Pemerintah Dalam Menanggulangi Eksploitasi. Jsip: Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 01(04), 165–178.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook.
Nelpanus, Mahfuzat, & Bte Rusdin. (2025). Implementasi Kebijakan Relokasi Penduduk Pada Zona Merah Rawan Tsunami Di Kelurahan Lere Kota Palu. Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 1(4), 258–272.
Northouse, P. G. (2025). Leadership: Theory And Practice. Sage Publications.
Nurcholis, H. (2011). Pertumbuhan & Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Erlangga.
Pamungkas, Y., Darwis, & Sisrilnardi. (2026). Penataan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Berbasis Mitigasi Bencana Dalam Perspektif Dynamic Governance: Studi Kasus Rth Publik Kota Palu. 02(02), 261–280.
Ramdani, R. S., Nurhannis, & Abdi, F. S. (2025). Jsip : Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan. Jsip: Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 1(2), 1–14.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Perilaku Organisasi Organizational Behavior-16/E.
Siagian, S. P. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia.
Widjaja, H. A. W. (2003). Otonomi Desa Merupakan Otonomi Yang Asli, Bulat, Dan Utuh. Divisi Buku Perguruan Tinggi, Rajagrafindo Persada. Https://Books.Google.Co.Id/Books?Id=Lj9raaaacaaj
Yukl, G. (2015). Kepemimpinan Dalam Organisasi.

