ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN BUPATI PASANGKAYU MELAWAN KOTAK KOSONG DI KECAMATAN BAMBAIRA KABUPATEN PASANGKAYU
DOI:
https://doi.org/10.22487/x7rv8568Kata Kunci:
Bambaira, Kotak Kosong, Partisipasi Masyarakat, Pemilihan Bupati, PasangkayuAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Bupati Pasangkayu melawan kotak kosong di Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat menurut (Dwiningrum, 2011), yang meliputi partisipasi uang, partisipasi tenaga, partisipasi buah pikiran, dan partisipasi pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, dilaksanakan di Kecamatan Bambaira melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Ketua KPPS, anggota KPPS, dan masyarakat sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, partisipasi masyarakat telah terlihat pada keempat bentuk partisipasi. Partisipasi uang tidak mengalami kendala, sedangkan partisipasi tenaga dan partisipasi buah pikiran belum optimal karena masih terdapat masyarakat yang kurang aktif serta terbatasnya penyebaran informasi politik. Pada partisipasi pengambilan keputusan, masyarakat menunjukkan perbedaan sikap antara menggunakan hak pilih sebagai bentuk tanggung jawab demokratis dan tidak menggunakan hak pilih sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap calon tunggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap proses politik, pemahaman politik, dan persepsi terhadap kualitas demokrasi lokal, sehingga hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi penyelenggara pemilu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilihan dengan calon tunggal.

