Manajemen Penyaluran Bantuan Beras Miskin Di Desa Sibado Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala
DOI:
https://doi.org/10.22487/8q5h0f16Kata Kunci:
Manajemen, Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, PengawasanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen penyaluran bantuan beras miskin di Desa Sibado Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teori G.R Terry memiliki indikator yakni: (1) Planning (perencanaan), (2) Oranizing (pengorganisasian), (3) Actuating (pengarahan), (4) Controlling (pengawasan). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah belum maksimal dalam penilaian masyarakat terkait nama-nama anggota masyarakat yang akan menerima bantuan Raskin. Fakta menunjukan bahwa masyarakat kurang memperhatikan eksistensi penerima bantuan terkait data yang diperlukan. Dalam hal ini, masih ada masyarakat yang tidak valid menerima Raskin, dan masih ada masyarakat miskin yang mengeluh karena mereka layak menerima bantuan beras miskin (RASKIN), tetapi tidak mendapatkannya. Hal ini disebebkan masalah data yang tidak valid mengakibatkan manajemen penyaluran tidak tepat sasaran. Selanjutnya, dalam proses distribusi juga masih sering terjadi keterlambatan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat karena bantuan yang seharusnya diterima tepat waktu sering mengalami keterlambatan.

