Kebijakan Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Gorontalo

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.22487/kwd5n688

Kata Kunci:

Kebijakan, Parkir, Pendapatan

Abstrak

Parkir adalah komponen penting dari sistem transportasi karena merupakan titik awal dan akhir dari setiap perjalanan kendaraan. Artinya, fasilitas parkir sangat penting untuk efisiensi keseluruhan sistem transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tahapan-tahapan berikut dalam proses implementasi Kebijakan Digitalisasi Pelayanan Publik di Desa Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo: 1) Penyusunan Agenda, 2) Perumusan Kebijakan, 3) Pengadopsian Kebijakan, 4) Implementasi Kebijakan, dan 5) Evaluasi Kebijakan. Penelitian ini berfokus pada hal-hal tersebut di atas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pelayanan parkir tepi jalan umum di Kota Gorontalo mengalami kelemahan di seluruh tahapan prosesnya: pada penyusunan agenda belum berbasis data empiris dan partisipasi pemangku kepentingan, sehingga permasalahan belum terpetakan secara sistematis; pada perumusan kebijakan masih bersifat konvensional, belum mengadopsi teknologi digital, serta kurang melibatkan pelaksana lapangan; pada tahap adopsi lebih menekankan aspek hukum formal tanpa mempertimbangkan kesiapan sumber daya dan sosialisasi yang memadai; pada implementasi terjadi kebocoran retribusi, lemah pengawasan, serta rendahnya kepatuhan yang menyebabkan penerimaan tidak mencapai target; sedangkan pada evaluasi hanya bersifat administratif, tidak sistematis, dan tidak memiliki mekanisme umpan balik yang jelas. Akibatnya, kebijakan belum berjalan efektif, kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah belum optimal, serta kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat masih kurang memuaskan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-05

Cara Mengutip

Kebijakan Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Gorontalo. (2026). JPS: Journal of Publicness Studies, 3(02), 299-310. https://doi.org/10.22487/kwd5n688