The Meaning of The Traditional Tobunan Katook Dance in Lumbi-Lumbia Village Banggai Kepulauan District

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22487/j.sochum.v9i1.2653

Keywords:

Tobunan Katook Dance, Meaning of dance, Tradition, Sea-Sea Tribe

Abstract

This research was conducted to determine the meaning and form of nonverbal messages of the Tobunan Katook traditional dance in Lumbi-Lumbia Village, Banggai Kepulauan Regency. This research method is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out by means of observation and in-depth interviews. The number of informants in this research was three people. The results of this research show that the Tobunan Katook dance is a dance that tells about the process of making Tobunan Katook or round pots made of clay. The meaning of kinesics in the Tobunan Katook dance is in the form of facial expressions expressed from the dancer's face, eye contact made by the dancer, and then the dancer's body movements. The meaning of the makatimbuk (clay rolling) movement is that to achieve a goal, cooperation is a very important thing to do. The meaning of the mobasua movement (burning tobunan katook) is that in life, whatever we do we must always remember God who created this entire universe. The moddoon movement (traveling far away or migrating) means that as members of the Sea-Sea tribe, even though they are far from their hometown or are migrating, they will not forget the taste of food cooked in the katook tobunan, so they will still remember their hometown.

Author Biography

  • Aldi Fitrandi Hanama, Tadulako University

    Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tadulako, Palu, Indonesia

     

References

Aturochma, F. H. (2017). Pengembangan Ensiklopedia Tari Tradisional Materi Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) Pada Kelas V Sekolah Dasar (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).

Besman, A. (2017). Biarkan Tanganmu Bicara: Kekuatan Aspek Nonverbal dalam Komunikasi. Bandung: Bitread Publishing

Cangara, H. (2011). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Fitriya, A., dan Ufi Lailatulmakrifah. (2023). Pengembangan Kemampuan Kinestetik Anak di PAUD Bustanul Ulum Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Institut Agama Islam Al-Qodiri Jember. Volume 4. Nomor 1.

Ghalib, M. (2019). Strategi Komunikasi Nonverbal dalam Gerak Tari Li Tu Tu. Skripsi Ilmu Komunikasi. Universitas Ahmad Dahlan.

Harapan, E., dan Ahmad, S. (2019). Komunikasi Antapribadi: Perilaku Insani dalam Organisasi Pendidikan. Depok: PT. Raja Grafindo Persada

Istiyanto, S. B. (2010). Pentingnya Komunikasi Artifaktual Dalam Keberhasilan Modifikasi Komunikasi Antar Manusia. Acta Diurna. UNSOED. Volume 6. Nomor 2.

Luth, M. (1994). Kebudayaan. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Insitut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Padang

Muhammad, A. (2009). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara

Mulyana, D. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mulyani, N. (2016). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media

Pertiwi, F. A. (2017). Makna Komunikasi Nonverbal pada Tari Jepen Tepian Olah Bebaya. Jurnal Ilmu Komunikasi. Universitas Mulawarman. Volume 5. Nomor 3. Halaman 488-497.

Saebani, B. A. (2012). Pengantar Antropologi. Bandung: CV Pustaka Setia

Saebani, B. A. (2016). Komunikasi Antarbudaya: Mengubah Persepsi dan Sikap dalam Meningkatkan Kreativitas Manusia. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sambas, S. (2016). Antropologi Komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sudarto. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Susilo, B. (2017). Deteksi Kejujuran dan Kebohongan dari Ekspresi Wajah. Yogyakarta: Laksana.

Tarmizi, P. (2016). Analisis Musik Lagu “Khindu di Hati” dalam Rejung Bengkulu Selatan. Jurnal PGSD. Universitas Bengkulu. Halaman 294-300.

Yin, R. K. (2011). Studi Kasus Desain dan Metode. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Yudhaningtyas, S. P., Hartini., dan Sofia Nur Afifah. (2022). Pengantar Seni Tari dan Gerak Dasar (Tari Anak SD, TK, PAUD). Madiun: UNIPMA Press.

Published

2025-04-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

The Meaning of The Traditional Tobunan Katook Dance in Lumbi-Lumbia Village Banggai Kepulauan District. (2025). Social Humanity: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9(1), 31-39. https://doi.org/10.22487/j.sochum.v9i1.2653