TATA KELOLA PEMERINTAHAN ANTI KORUPSI DI DESA KOTARAYA SELATAN KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Penulis

  • RISKI DWI SEPTYANI Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Tadulako
  • M Nur Alamsyah
  • Mahfuzat

Kata Kunci:

Desa anti korupsi, Good governance, Pelayanan publik, Tata kelola pemerintahan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola pemerintahan anti korupsi di Desa Kotaraya Selatan, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, melalui pelayanan publik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Governance for Sustainable Human Development (1997), UNDP. Penelitian dilaksanakan di Desa Kotaraya Selatan pada tahun 2025 dengan informan aparatur desa, BPD, dan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pemerintahan desa telah berjalan dengan baik berdasarkan prinsip partisipasi, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan keadilan. Masyarakat dilibatkan dalam pengambilan keputusan, informasi publik disampaikan secara terbuka, dan pelayanan diberikan tanpa pungutan biaya. Penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Desa Kotaraya Selatan sebagai desa anti korupsi.

Referensi

AK, M. W. (2018). Penanaman Nilai-nilai Anti Korupsi Dalam Pembelajaran SMA Negeri 18 Bulukumba.

Alamsyah, N. (2011). memahami perkembangan desa di indonesia. Jurnal Academica Fisip Untad, 03(02), 12.

Antlöv, H. (2019). Community development and the third wave of decentralisation in Indonesia: The politics of the 2014 village law. Kritisk Etnografi: Swedish. Journal of Anthropology, 2(1–2), 17.

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Assanti, W. K. (2024). Discretion leads to corruption in public service agency hospitals: Governance challenges and control mechanisms. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 10(2), 145.

Baskoro, A. (2025). Strengthening anti-corruption governance through legal enforcement, digital transparency, and public participation. Jurnal Integritas Kebijakan Publik, 7(1), 22–3.

Bauhr, M., & Grimes, M. (2021). Transparency to curb corruption? Concepts, measures and empirical merit. Crime, Law and Social Change, 75(2), 153.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

de Graaf, G., von Maravić, P., & Wagenaar, P. (2020). The good cause: Theoretical perspectives on corruption. Barbara Budrich Publishers.

Dwiyanto, A. (2015). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Firmansyah, A. (2025). MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGAWASAN KEUANGAN PUBLIK: PERAN APIP DAN TANTANGAN DI ERA MODERN. 7(2).

Fox, J. (2020). Contested accountability: How social accountability meets activism. World Development, 131, 10495. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.104951

Fuadi, Z., Adam, M., Harmen, H., Nizam, A., Bisnis, E., Kuala, U. S., & Aceh, B. (2023). Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Penguatan Integritas Anti Korupsi di Gampong Rabo , Pulo Aceh. 3.

Husain, S., Suasa, Meldi, Oktafiani, F., & Meilani, R. (2025). PENINGKATAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN MASYARAKAT YANG EFEKTIF DI DESA OMBO. 3(1), 235–241.

International, T. (2024). Korupsi, demokrasi dan keadilan. Transparency International.

Irfat, Lampe, I., & Mahfuzat. (2025). Tata Kelola Pelaksanaan Corporate Social Responsibility ( CSR ) PT Vale di Desa Ululere , Morowali. 01(05), 359–382.

Iskandar, A. H., & Bahuri, F. (2020). KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA .4 DENGAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA.

Iswanto, D. (2025). Membangun network governance sebagai upaya preventif tindakan korupsi bagi penyelenggara pemerintahan desa. Jurnal Inspektorat, 1(1), 1–15.

Kamindang, I., Masu, K. H., Asrifai, & Ahsan, S. C. (2025). Good Governance Sebagai Meta Governance Irwansyah. 2(12), 2197–2207.

Kesuma, T. M. (2023). skripsi Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Penguatan Intregritas Anti Korupsi di Gampong Rabo, Pulo Aceh.

Lahtifah, S., Alamsyah, M. N., & Rusdin, R. B. (2025). PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024. 01(05), 335–347.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mungiu-Pippidi, A., & Dadašov, R. (2020). Measuring control of corruption by a new index of public integrity. European Journal on Criminal Policy and Research, 26(3), 311.

Muslim, A., Kasim, R. M., & Moonti, R. (2025). Evaluasi kebijakan anti korupsi terhadap efektivitas pengelolaan dana publik sektor pendidikan. Aliansi: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 12(1), 89–.

Oecd. (2018). Combating corruption and promoting integrity.

Palomares, P. P., & Isolana, J. (2025). The role of good governance indicators in controlling corruption at the local government level. Good Governance and Public Policy Journal, 4(1), 33–4.

Prasojo, E., & Kurniawan, T. (2018). Bureaucratic reform in Indonesia: Achievements and challenges. Journal of Public Administration and Governance, 8(1), 1–17.

Rahajeng, M. S. (2015). Bentuk – Bentuk Kemitraan Pemerintah, Swasta dan Masyarakat Dalam Upaya Berkelanjutan Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas.

Raharja, J., Purnomo, E. P., & Mutiarin, D. (2023). Does e-government and control of corruption affect government effectiveness? Evidence from local governments. Sosiohumaniora – Journal of Social Sciences, 25(3), 401.

Riwanto, A., & Suryaningsih, S. (2024). Local government corruption prevention strategy to realize good local governance. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1), 117–.

Sufaidi, A. (2023). Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Anti Korupsi di Desa Watesari Sidoarjo.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Treisman, D. (2020). Democracy and corruption: Theoretical perspectives. Political Science Quarterly, 135(2), 21. https://doi.org/10.1002/polq.13042

UNDP. (2018). Governance for sustainable development. UNDP. United Nations Development Programme.

World Bank. (2020). Enhancing government effectiveness and transparency: The fight against corruption. World Bank.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-04

Cara Mengutip

TATA KELOLA PEMERINTAHAN ANTI KORUPSI DI DESA KOTARAYA SELATAN KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG. (2026). Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 2(01), 157-172. https://jurnal.fisip.untad.ac.id/index.php/jsip/article/view/2728

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2