EFEKTIVITAS ALOKASI DANA DESA DALAM PROGRAM BEDAH RUMAH DI DESA MATOLELE, KECAMATAN PARIGI TENGAH, KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Penulis

  • Aisya Mahasiswa
  • Nurhannis
  • Rusmawaty Bte Rusdin

Kata Kunci:

Pencapaian Tujuan, Integrasi, Adaptasi

Abstrak

Desa Matolele, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan penggunaan Dana Desa untuk Program Bedah Rumah, terutama terkait ketepatan sasaran dan akuntabilitas. Meskipun program ini secara regulasi diarahkan untuk keluarga miskin pemilik rumah tidak layak huni (RTLH), fakta di lapangan menunjukkan adanya deviasi atau pergeseran sasaran. Bantuan yang seharusnya diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti lansia, janda, atau penyandang disabilitas, justru dialokasikan kepada penerima yang masih berusia produktif dan memiliki kemampuan ekonomi relatif lebih baik. Sementara itu, masih terdapat sekitar 15 Kepala Rumah Tangga (KRT) miskin dengan kondisi rumah sangat memprihatinkan yang belum menerima bantuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Informan dalam penelitian ini mencakup Kepala Desa Matolele (Tefan), Ketua BPD (Aksam), Ketua Tim Pelaksana Bedah Rumah (Andi Baru), penerima manfaat (Sumiati dan Samsidri), serta masyarakat setempat. Teori efektivitas yang digunakan adalah dari Richard M. Steers (2005) dengan tiga indikator utama: Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Program Bedah Rumah di Desa Matolele dari sisi pencapaian tujuan menunjukkan hasil yang cukup baik, namun belum optimal. Target fisik program adalah 3 unit rumah per tahun, dengan realisasi 2 rumah telah selesai dan 1 rumah masih dalam proses pengerjaan. Kriteria penerima telah tepat sasaran yaitu masyarakat kurang mampu dalam desil 1 (sangat miskin). Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterlambatan pasokan bahan baku, terutama kayu dan pasir, akibat faktor jarak dan cuaca, yang memperlambat penyelesaian pembangunan. Studi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi Pemerintah Desa Matolele, Kecamatan Parigi Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk meningkatkan efektivitas penggunaan Dana Desa dalam Program Bedah Rumah. Rekomendasi utama meliputi: (1) membangun kolaborasi pengadaan material antar desa untuk mengatasi kendala logistik; (2) meningkatkan kapasitas teknis aparatur desa dan BPD melalui pelatihan manajemen logistik, standar konstruksi, dan teknik pemeriksaan material; serta (3) mengembangkan sistem data digital RTLH yang terverifikasi sebagai acuan objektif dalam musyawarah desa. Dengan perbaikan tersebut, pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas program dapat lebih optimal, sehingga Dana Desa benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin di Desa Matolele

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

EFEKTIVITAS ALOKASI DANA DESA DALAM PROGRAM BEDAH RUMAH DI DESA MATOLELE, KECAMATAN PARIGI TENGAH, KABUPATEN PARIGI MOUTONG. (2026). Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 2(02), 302-316. https://jurnal.fisip.untad.ac.id/index.php/jsip/article/view/2834

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama