Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Camat Tomini Kabupaten Parigi Moutong
DOI:
https://doi.org/10.22487/q8gt3a15Kata Kunci:
Kualitas Pelayanan, Administrasi Kependudukan, Pelayanan PublikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Tomini, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan yang dikemukakan oleh Zeithaml, Parasuraman, dan Berry yang mencakup lima dimensi, yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Camat Tomini belum sepenuhnya optimal. Dimensi reliability dan responsiveness dinilai cukup baik, yang terlihat dari kemampuan aparatur dalam melaksanakan tugas sesuai prosedur serta kesigapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, pada dimensi assurance dan empathy masih ditemukan beberapa kendala, seperti tingkat kedisiplinan pegawai yang belum maksimal, keterlambatan kehadiran, serta sikap pelayanan yang belum sepenuhnya mencerminkan keramahan dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, dimensi tangibles menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pendukung pelayanan masih terbatas, antara lain ruang tunggu yang kurang memadai dan fasilitas pelayanan yang belum optimal. Kurangnya sosialisasi terkait prosedur dan persyaratan administrasi juga menjadi faktor yang menghambat efektivitas pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, perbaikan fasilitas pelayanan, serta penguatan komunikasi informasi kepada masyarakat guna mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

