Kinerja Aparatur Dalam Pengurusan Sertifikat Tanah Di Kantor Desa Pusungi Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una
DOI:
https://doi.org/10.22487/vnzcg889Kata Kunci:
Kinerja Aparatur, Sertifikat Tanah, Pelayanan PublikAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Aparatur Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya dalam pelayanan pengurusan sertifikat tanah. Kinerja diukur melalui dimensi produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil Penelitian dan wawancara menunjukkan bahwa secara umum kinerja Aparatur berada pada kategori cukup baik namun belum optimal. Produktivitas Aparatur terhambat oleh keterbatasan SDM (hanya ditangani Kasi Pemerintahan), proses administrasi yang masih manual, dan ketidaksiapan dokumen Masyarakat (memerlukan 6-12 bulan untuk verifikasi). Kualitas layanan masih perlu perbaikan, ditandai dengan tidak adanya standar waktu pelayanan, prosedur yang dianggap rumit karena informasi hanya disampaikan secara lisan, dan fasilitas pendukung yang terbatas. Dalam dimensi Responsivitas, Aparatur memiliki kemauan melayani dengan cepat, tetapi sering terhambat oleh beban kerja yang tinggi dan ketiadaan media informasi tertulis, menyebabkan masalah administratif berulang. Responsibilitas menunjukkan kepatuhan pada aturan, namun belum didukung SOP tertulis dan sistem pengarsipan yang memadai, membuat konsistensi pelayanan bergantung pada individu. Terakhir, Akuntabilitas finansial dinilai baik (biaya transparan), namun akuntabilitas informasi periodik masih lemah, menyebabkan ketidakpastian waktu penyelesaian bagi masyarakat. Secara keseluruhan, peningkatan kinerja menuntut perbaikan pada aspek teknis, administratif, dan struktural. Diperlukan digitalisasi administrasi, penyediaan SOP baku, peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan, dan pengembangan media informasi pelayanan tertulis untuk mewujudkan pelayanan sertifikat tanah yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

