Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Banjir Di Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah
plugins.themes.academic_pro.article.main6a2350fda7f39
Abstrak
Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan bencana banjir di Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Banjir yang terjadi hampir setiap tahun menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan penanggulangan bencana masih memperlihatkan keterpisahan antar tahapan prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Pemerintah Desa Balinggi Jati, serta masyarakat. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Knill dan Tosun (2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penanggulangan banjir lebih berorientasi pada penanganan saat dan setelah bencana, seperti evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemulihan lingkungan. Sementara itu, mitigasi dan kesiapsiagaan prabencana belum terbangun secara sistematis akibat keterbatasan dukungan anggaran, serta koordinasi antar lembaga yang bersifat situasional. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan penanggulangan bencana yang terintegrasi antar tahapan, khususnya melalui penguatan perencanaan prabencana dan kelembagaan di tingkat desa.